Pengguna smartphone mana yang tidak kenal dengan aplikasi pesan instan yang bernama Whatsapp. Aplikasi ini pertama kali dirilis pada Januari 2009, namun mulai populer di Indonesia di kisaran tahun 2012-2013. Popularitasnya pun bertahan hingga sekarang. Mengalahkan aplikasi BBM yang menjadi pembuka jalan di layanan sejenis.

Walau ada beberapa aplikasi dengan layanan sejenis, seperti Line, BBM, Wechat, dll, tapi sekarang ini cukup dipersempit dengan Whatsapp dan Telegram saja. Sebenarnya apa sih kelebihan keduanya? Mari kita bahas.

Desktop App

Masing-masing aplikasi memiliki Desktop App, ataupun akses melalui web browser. Namun perlu diingat bahwa, Whatsapp tidak bisa digunakan bila HP anda sedang mati/tidak terpasang Whatsapp, sedangkan Telegram bisa. Cara aksesnya juga berbeda, Whatsapp melalui scan QR Code, dan Telegram melalui pin yang dikirimkan ke SMS dan kode passwor d bila menggunakan layanan 2 verifikasi.

Skor: 1 untuk Telegram

Grup Chat

Layanan grup chat bisa dikatakan dominan ke Telegram dikarenakan berbagai fasilitas yang diberikan. Seperti batasan jumlah member grup hingga 30.000 sedangkan Whatsapp hanya 256 member. Selain itu berbagai menu seperti “pin” pesan di grup, grup dapat diakses melalui nama grup saja, ataupun link. Namun Whatsapp sekarang menyediakan layanan link untuk grup.

Skor: 1 untuk Telegram

Sticker/Emoticon

Sepanjang pengetahuan Cerita Gadget, Telegram memiliki banyak sticker. Namun dikarenakan Whatsapp juga sekarang mempunyai layanan sticker, jadi bisa dikatakan kondisi sekarang ini berimbang.

Skor: 0

Status

Telegram tidak memiliki layanan status update status di Whatsapp layaknya IG story. Namun Whatsapp juga tidak memberikan pilihan menyembunyikan layanan tersebut. Namun bagi orang yang suka update status, ini bisa menjadi fitur yang disenangi. Sebenarnya Cerita Gadget tidak menyukai layanan tersebut, sehingga agak sulit untuk memberikan skor di sini. Skor dianggap berimbang saja, alias 0 untuk masing-masing.

Skor: 0

Sharing File

Kedua layanan ini sekarang memiliki layanan pengirim berbagai jenis file. Walau diplopori oleh Telegram, namun sekarang kondisinya masing-masing punya layanan ini. Namun layanan ini memiliki beberapa batasan di Whatsapp seperti jenis dan ukuran file, sedangkan di Telegram hampir tidak ada.

Skor: 1 untuk Telegram

Channel

Hingga sekarang ini, channel hanya dimiliki oleh Telegram. Channel dapat diibaratkan sebagai radio, dimana pemilik channel adalah layanan radio, dan anggotanya adalah pendengar radio. Di sana pemilik channel bisa berbagi apa saja di halamannya, dan anggotanya bisa melihatnya tanpa bisa berinteraksi dengan pemilik channel.

Skor: 1 untuk Telegram

Keamanan

Whatsapp sekarang memasang end-to-end enkripsi, yang bisa diartikan dari pengirim dan pengguna data yang dikirim akan terenkripsi. Namun Telegram hanya menyediakan fasilitas itu melalui menu Secret Chat, dengan fitur end-to-end enkripsi, tidak dapat terlacak di server, dapat terhapus otomatis dengan waktu tertentu, dan juga tidak bisa diforward. Sehingga sebenarnya masing-masing memiliki keunggulannya tersendiri. Namun dikarenakan chat biasa data tidak terenkripsi dan tersimpan di server bisa menjadi celah keamanan tersendiri. Untuk ini Whatsapp menang.

Skor: 1 untuk Whatsapp

Berteman

Whatsapp lebih berfokus dengan kontak yang anda miliki, sedangkan Telegram lebih terbuka ke siapa saja. Sehingga pengguna Telegram dapat mencari siapa saja dengan berdasarkan username.

Skor: 1 untuk Telegram

Pengguna

Penentu utama adalah pengguna layanan ini, sekarang ini Whatsapp masih lebih populer dibandingkan Whatsapp dengan lebih banyak pengguna Whatsapp daripada Telegram di Indonesia. Pengguna Whatsapp mencapai 1,5 Milyar, sedangkan Telegram hanya di kisaran 200 juta

Skor: 1 untuk Whatsapp

Hasil skor, 5 untuk Telegram, dan 2 untuk Whatsapp. Dengan 2 skor imbang atau sulit ditentukan. Walau Telegram menjadi pemenangnya, namun dikarenakan pengguna Whatsapp masih yang terbanyak, rasanya akan sulit untuk meninggalkan Whatsapp.

Sebenarnya masih ada banyak lagi fitur yang belum dijelaskan dan diperbandingkan. Namun untuk garis besar layanan, Telegram masih menjadi  pemenangnya. Ada niat berpindah?

 

Photo by Christian Wiediger on Unsplash